Rabu, 14 Maret 2012
Yuk, Belajar Matematika Sedekah :D
Ya! Sepuluh dikurangi satu ketemunya 709 (tujuh ratus Sembilan). Bagaimana bisa? Hasil fantastis itu tidak bisa didapatkan dengan matematika konvensional. Hasil itu hanya bisa dihasilkan dari matematika sedekah. Rumus yang dipakai adalah apa yang Allah sampaikan dalam surat al Baqoroh 261, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
Ayat ini merupakan kabar dari Allah mengenai pelipatgandaan pahala bagi orang-orang yang beriman dan beramal untuk mencari keridhoan Allah. Padanya dijelaskan bahwa pahala akan dilipatgandakan sepuluh hingga 700 kali lipat, bahkan lebih banyak lagi. Sehingga dengan pelipatan itu bisa ketemu juga rumus 10 - 10 = 7.000. Luar biasa!
Menurut Ibnu Katsir perumpamaan ini (kelipatan tujuh kemudian kelipatan seratus) lebih menyentuh jiwa dari pada disebut langsung 700 kali lipat. Karena padanya terdapat isyarat bahwa pahala amal sholih itu dikembangkan oleh Allah bagi para pelakunya. Hal tersebut juga mengandung arti Allah akan melipatgandakan lebih banyak lagi. Sehingga hasilnya akan berubah lebih besar lagi. Bisa jadi 10 – 1 hasilnya, 1.000.000 atau bahkan hingga 1.000.000.000, terserah kepada Allah.
Kabar gembira tentang pelipatan ini juga dikabarkan oleh Rosulullah saw. Disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud; Beliau menyebutkan bahwasanya ada seorang laki-laki yang menginfakkan seekor unta yang hidungnya telah diberi tali di jalan Allah. Maka Rosul bersabda: “Engkau pasti akan datang pada hari kiamat kelak, dengan tujuh ratus unta yang telah ditali hidungnya.” (HR. Muslim, Ahmad, Nasa’i)
Itulah janji Allah dan Rosul-Nya. Sedangkan janji itu tidak akan pernah diingkari, “sesungguhnya Allah tidak akan pernah menyalahi janjinya.” Janji itu akan Allah penuhi tidak saja pada kehidupan akhirat nanti (berupa syurga), tapi juga saat di dunia dengan rizqi yang berlipat ganda. Allahu akbar!
Quote : ar-rohmah putri
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar